Rabu, 25 April 2012

Resume analisis pendapatan nasional untuk perekonomian tertutup sederhana dan pertumbuhan ekonomi


1.      Pengertian Pendapatan Nasional
            Pendapatan Nasional adalah Jumlah barang dan jasa yang telah diproduksi oleh suatu Negara dalam jangka waktu tertentu.

2.      Pengertian Perekonomian Tertutup Sederhana ( Perekonomian 2 Sektor)
            Perekonomian tertutup adalah perekonomian yang tidak mengenal hubungan dagang dengan luar negeri atau dapat disebut juga dengan Ekspor- Impor
            Sedangkan perekonomian sederhana adalah tidak melibatkan pemerintah dalam kegiatan perekonomian. Sehingga pengertian dari perekonomian tertutup sederhana adalah perekonomian yang melibatkan dua pelaku ekonomi, yaitu rumah tangga ekonomi dan perusahaan (swasta)
            Dalam perekonomian, sector perusahaan(swasta) merupakan satu – satunya produsen dalam hal barang, jasa dan proses produksi dilaksanakan dengan menggunakan factor produksi yang dimiliki oleh sector rumah tangga.
Faktor produksi tersebut antara lain:
1.      Tanah
2.      Tenaga kerja
3.      Modal
4.      Entrepreneurship ( kewirausahaan)

Konsumsi, Tabungan dan Investasi
                        Pengertian Konsumsi dalam IE adalah menghabiskan nilai guna suatu barang/ jasa dalam suatu periode tertentu
                        Konsumsi dibagi menjadi 2, yaitu konsumsi jangka panjang dan jangka pendek.
1.         Konsumsi jangka panjang adalah besarnya jumlah konsumsi yang dilakukan masyarakat sehubungan dengan tingkat pendapatannya.
2.         Konsumsi jangka pendek adalah besarnya jumlah konsumsi sehubungan dengan tingkat pendapatan dan jumlah subsidi.
            Pengertian Tabungan adalah bagian dari pendapatan yang tidak dikonsumsikan yang simpan dan akan digunakan untuk kebutuhan yang akan datang.
            Pengertian Investasi adalah penanaman modal pada suatu perusahaan,yang merupakan pengeluaran perusahaan untuk membeli barang, jasa dan perlengkapan produksi, sehingga menambah kemampuan memproduksi barang/ jasa yang ada dalam perekonomian.
Jenis- jenis Investasi:
1.      Investasi jangka panjang adalah investasi yang memiliki tujuan untuk memperoleh keuntungan yang lebih besar.
2.      Investasi jangka pendek adalah investasi yang memiliki tujuan untuk mendapatkan atau memanfaatkan keuntungan secara langsung dari dana yang telah dikeluarkan.

3.Angka Pengganda
            Angka pengganda atau multiplier adalah hubungan kausal antara variabel tertentu dengan variabel pendapatan nasional.  Jika angka pengganda tersebut mempunyai angka yang tinggi, maka  dengan perubahan yang terjadi pada variabel tersebut akan memengaruhi angka terhadap tingkat pendapatan nasional yang besar juga, dan sebaliknya. Perubahan pendapatan anasional itu ditunjukan oleh suatu anagka pelipat yang disebut dengan koefisien multiplier.
Rumus untuk mencari angka pengganda :
K =
Dimana
Keterangan : c = marginal propensity konsumsi
                        t = marginal propensity pajak
                        r = marginal propensity transfer
                        m = marginal propensity import
4.      Pengaruh Inflasi dan Pertumbuhan Ekonomi Terhadap Pengangguran di Indonesia
            Inflasi adalah peristiwa dimana naiknya tingkat harga yang terus menerus, tetapi kenaikan itu hanya bersifat sementara. Oleh sebab itu tingkat inflasi juga dapat digunakan untuk menggambarkan baik atau buruknya tingkat ekonomi yang dialami oleh suatu negara.
            Jenis- jenis inflasi, yang dilihat berdasarkan faktor- faktor penyebab terjadinya inflasi, yaitu sebagai berikut:
1.      Inflasi Tarikan Permintaan (Demand-Pull Inflation).
      Inflasi yang disebabkan karena adanya kenaikan permintaan agregat yang sangat besar dibandingkan dengan jumlah barang dan jasa yang ditawarkan. Inflasi tarikan permintaan biasanya berlaku pada saat perekonomian mencapai tingkat penggunaan tenaga kerja penuh dan pertumbuhan ekonomi berjalan dengan pesat (full employment and full capacity).
2.      Inflasi Desakan Biaya (Cost-Push Inflation).
     Inflasi yang terjadi sebagai akibat dari adanya kenaikan biaya produksi yang pesat dibandingkan dengan tingkat produktivitas dan efisiensi, sehingga perusahaan mengurangi supply barang dan jasa.
3.      Inflasi karena Pengaruh Impor (Imported Inflation).
     Inflasi yang terjadi karena naiknya harga barang di negara-negara asal barang itu, sehingga terjadi kenaikan harga umum di dalam negeri.
    
     Pada teori  A.W. Phillips,  mengamati tentang  hubungan antara tingkat inflasi dan tingkat pengangguran. Dari hasil pengamatannya, ternyata ada hubungan yang erat antara inflasi dengan tingkat pengangguran, dalam arti jika inflasi tinggi, maka pengangguran akan rendah. Hasil pengamatan Phillips ini dikenal dengan kurva Phillip.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

 
Free Blogger Templates